Bagaimana sih Idealnya Rumah yang Nyaman

Bagaimana sih Idealnya Rumah yang Nyaman

Kampanye hidup lebih “hijau” dan dekat dengan alam senantiasa digalakkan di segala bidang. Tak terkecuali di bidang arsitektur. Fakta yang menyebutkan bahwa bangunan menghabiskan begitu banyak energi bumi, seperti air, listrik, hingga bahan-bahan mentah, mendorong para arsitek untuk mengembangkan konsep green architecture (arsitektur hijau). Untuk menambah kenyamanan penghuni penulis sarankan untuk membekali rumah anda dengan generator set atau biasa di sebut dengan genset. dengan adanya genset ini penghuni tidak perlhu khawatir lagi apabila terjadi pemadaman listrik. genset banyak di gunakan di berbagai macam lini kehidupan misalnya untuk rumah sakit, apartemen, rumah tangga, kampus dan sebagainya. genset untuk rumah sakit , apartemen dan kampus umumnya berkapasitas besar hingga 30 kva . Nah salah satu supplier jual genset 30 kva di Indonesia adalah PT Rajawali Indo Utama

Hal ini dilakukan dengan cara memanfaatkan sumber energi dan sumber daya alam secara efisien dan optimal. Beberapa poin pentingnya adalah pengoperasian bangunan harus meminimalkan penggunaan bahan bakar atau energi listrik; mendesain bangunan harus berdasarkan iklim yang berlaku di lokasi tapak kita dan sumber energi yang ada; mendesain dengan mengoptimalkan kebutuhan sumber daya alam terbarukan dan penggunaan material bangunan yang tidak berbahaya bagi ekosistem dan sumber daya alam; pembangunan tidak berdampak negatif bagi kesehatan dan kenyamanan penghuni bangunan dan hasilnya jangan sampai merusak kondisi tapak aslinya; serta memerhatikan semua pengguna bangunan dan memenuhi semua kebutuhannya. Istilah arsitektur hijau ini dipopulerkan pada tahun 1987 sebagai pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan orang-orang masa kini tanpa harus mengorbankan sumber daya alam yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. Hal ini diucapkan oleh Perdana Menteri Norwegia, Bruntland. Arsitektur Hijau pada Hunian Penerapan arsitektur hijau yang paling mungkin dan mudah adalah pada bangunan hunian seperti rumah. Cara yang sederhana adalah pada desain yang dapat memadukan ruang luar dan ruang dalam. Jenis tanaman yang ditanam di hunian juga bisa bervariasi, dari yang sifatnya sebagai tanaman hias, maupun tanaman yang mampu menghasilkan pangan untuk kebutuhan keluarga (tanaman produktif). Menanam atau berkebun tanaman produktif yang berlokasi di wilayah perkotaan biasa disebut dengan urban farming. Sedangkan pada hunian dengan skala yang kecil sering disebut dengan istilah home farming. Kombinasikan tanaman hias yang dekoratif dengan tanaman produktif yang bisa dipanen untuk kebutuhan pangan keluarga. lokasi penanaman Lokasi penanaman baik tanaman hias maupun tanaman produktif bisa diterapkan di semua sudut rumah, seperti di atas permukaan tanah, di rooftop (dak atap rumah), juga secara horizontal atau vertikal (miring), disesuaikan dengan jenis dan karakter tanamannya. Metode penanamannya pun bisa bervariasi, seperti penanaman secara konvensional di atas permukaan tanah, ataupun menggunakan pot, polybag, juga bisa menyusun pot secara vertikal atau biasa disebut vertikultur, vertical garden, serta metode-metode lainnya seperti hidroponik ataupun aquaponik. Jadi tidak ada alasan tidak mempunyai atau kurang lahan untuk menanam, karena dengan lahan sempit pun, kita bisa menanam tanaman di rumah dan mengaplikasikan konsep urban farming. Pada dasarnya urban farming mengasah individu untuk kreatif dalam mengoptimalkan hasil panen di lahan terbatas dan dapat menghemat biaya rumah tangga. Jenis-Jenis Tanaman yang Cocok Tanaman produktif yang dapat memenuhi kebutuhan pangan di atas adalah tanaman yang dapat kita konsumsi seperti tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat keluarga (TOGA). Selain memenuhi salah satu prinsip arsitektur di atas dan menerapkan gaya hidup sehat, dengan menanam tanaman pangan di rumah, kita juga memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan yang dimulai dari keluarga kita sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *